Persib vs persib u-21

Kemarin 5 november 2009, Persib Bandung mengadakan uji coba melawan persib u-21. Hasil akhir pertsndingan tersebut berakgir 4-0 untuk persib senior. Semua gol terjadi pada babak kedua. Pada laga ini, saya nonton langsung di stadion siliwangi, karena salah satunya ingin melihat duo Thailand, kosin dan suchao, tetapi tujuan utamanya karena udah lama tidak menonton pertandingan persib.
Laga tersebut bisa dikatakan mutlak didominasi oleh persib senior, kosin pun terlihat nganggur karena hamper tidak ada serangan berbahaya yang terjadi di gawang nya. Tetapi pada babak pertama, gol yang dinanti tak kunjung dating, persib u-21 memang terlihat sangat ngotot bermain, setidaknya mereka mampu meladeni permainan seniornya. Hal ini cukup membuat saya heran, persib senior diperkuat 5 pemain asing berharga mahal, tetapi tidak ada gol yang terjadi pada babak pertama, padahal lawannya masih junior local pula. Pola permainan sang senior pun cenderung mudah terbaca juniornya, sinyal bahaya untuk jaya hartono, untuk mempersiapkan taktik-taktik nya utk mengarungi liga super ini. Oleh junior saja terbaca permainannya, apalagi sesame kontestan liga super?.
Pada babak kedua, persib semakin meningkatkan alur serangan, persib u-21 pun banyak dibuat bertahan, pada babak kedua ini persib berhasil mencetak 4 gol, masing2 dicetak oleh Gonzales(2), budi, dan suchao. Pada babak kedua ini permainan persib u-21 semakin matang, beberapa kali serangan balik berhasil membuat setidaknya kosin bergerak, tercatat 4 shot on gol oleh persib u-21 pada babak kedua ini. Gol2 persib senior pun mungkin akibat kondisi fisik junior yang telah menurun.
Jaya hartono harus mulai bekerja ekstra keras untuk mempersiapkan tim, masih ada 2 minggu lagi, semoga persib makin jaya, dan meraih kemenangan demi kemenangan, sehingga dapat menjadi juara pada liga kali ini.

foto2

DSC04656
from east tribune
DSC04659
dari tribun timur juga

mengerubungi kosin

mamang kosin

bergaye

melihat banyaknya penonton masuk ke lapangan setelah pertandingan selesai membuat iri saya,,karna berada di tribun timur, susah euy dek asup, mun teu mah bisa menta foto bareng…:D

Pemompaan Laser

Atom-atom mempunyai kecenderungan untuk selalu menempati tingkat energi paling bawah, hal ini merupakan sesuatu yang secara alami terjadi di alam ini, sama halnya dengan air yang mengalir dari suatu tempat yang lebih tinggi ke tempat lebih randah, atau udara panas mengalir ke udara dingin. Untuk menaikkan (mengeksitasi) tingkat energi atom ke tingkat energi diatasnya, diperlukan suatu energi, misalnya dalam bentuk; pemanasan, tumbukan mekanik, energi cahaya (absorpsi). Atom-atom yang telah tereksitasi tersebut secara alamiah juga akan selalu mempunyai kecenderungan untuk turun ke tingkat energi bawah. Ketika suatu atom turun ke turun ke tingkat energi di bawahnya, maka atom tersebut akan mengembalikan energi yang didapatnya ketika eksitasi, pengembalian energi (emisi) tersebut dapat berupa cahaya, panas, dan lain-lain. Karena atom-atom tersebut turun ke tingkat energi bawah secara alami, maka hal ini disebut emisi spontan. Contoh emisi spontan; lampu natrium, lampu neon, dan lain-lain.

Gambar 1Emisi

Lalu dengan memanfaatkan emisi yang dihasilkan, terutama yang berupa cahaya, maka untuk menjaga cahaya yang ditimbulkan dapat dikendalikan serta dapat dikuatkan maka atom-atom yang berada di tingkat energi bawah, dirangsang dengan pemompaan untuk dapat eksitasi ke tingkat energi yang lebih tinggi. Sehingga jumlah atom di E2 lebih banyak dibandingkan atom yang berada di E1, hal ini disebut inversi populasi. Maka dengan cahaya pemicu, atom-atom yang saling bertumpukan di E2 akan runtuh ke bawah menghasilkan emisi berupa cahaya. Proses ini disebut emisi terangsang. Dengan kata lain, perbedaan dari emisi spontan dan emisi terangsang ialah,
emisi spontan : Terjadi dengan sendiri, terjadi secara, ke segala arah
emisi terangsang: Ada cahaya pemicu, arah dan fasa cahaya pemicu searah dengan cahaya perangsang

Agar inversi populasi terjadi, maka diperlukan pemompaan. Sekarang kita tinjau mengenai tingkat energi yang digunakan untuk emisi. Pertama, tingkat energi dua tingkat

Gambar 3 Tidak Ada Inversi Populasi
Gambar 2 Emisi terangsang

Pada tingkat energi ini, tingkat energi dasar berada di E1, atom-atom di E1 dieksitasi ke E2. Cahaya yang dihasilkan akan sedikit-sedikit, hal ini dikarenakan ketika atom-atom jatuh dari E2 ke E1, E2 akan tertinggal sedikit sekali atom, maka diperlukan pemompaan kembali untuk membuat inversi populasi. Keadaan ini akan membuat cahaya yang dihasilkan tidak berkesinambungan (continue).

Kedua, Sistem pemompaan 3 tingkat

Gambar 4 Pemompaan sistem 3 tingkat

Pada sistem ini terdapat 3 tingkat energi, E1, E2, dan E3, seperti dapat dilihat dalam gambar diatas. E1 merupakan tingkat energi dasar. Atom-atom di E1 akan dipompa ke tingkat E3, Lalu dari E3 ke E2, lalu dari E2 ke E1. Di E2 ke E1 terjadi emisi terangsang. Hal ini terjadi dengan syarat, pada tingkat E3, atom-atom tidak boleh jatuh ke E1, oleh karena itu diperlukan material yang mempunyai tingkat probabilitas aton yang sangat kecil agar atom-atom yang telah dieksitasi dari E3 tidak jatuh ke E1. Pada E3 ke E2 atom-atom yang jatuh pasti mengeluarkan emisi, emisi ini bisa berupa getaran, panas atau yang lainnya. Dan di E2 ke E1 terjadi emisi terangsang. Pada sistem 3 tingkat ini juga terjadi kekurangan, karena E1 yang merupakan tingkat dasar bertindak pula sebagai tempat emisi terangsang dari E2 ke E1. Sehingga jumlah atom di E1 yang dieksitasikan ke E3 akan tidak maksimal, dikarenakan atom-atomnya harus menunggu terlebih dahulu atom-atom jatuh ke E1.

Oleh karena itu, maka dibuatlah sistem 4 tingkat,

Gambar 5 Sistem Pemompaan 4 Tingkat

Sistem ini mirip dengan sistem 3 tingkat, hanya ditambah tingkat energi E0 sebagai tingkat energi dasar. Keuntungannya ialah atom-atom yang akan dieksitasi ke E3 dari E0 tidak akan bergantung kembali ke tingkat E2, seperti kita lihat di sistem 3 tingkat. Kejadiannya ialah, E0 dieksitasi ke E3, emisi dari E3 ke E0 dibuat sedemikian rupa sehingga kemungkinan emisi dari E3 ke E0 sangat kecil. Lalu emisi dari E3 ke E2 berupa getaran, atau panas. Dari E2 ke E1 merupakan emisi terangsang, dengan cahaya pemicu maka populasi atom di E2 jatuh ke E1. Lalu atom-atom di E1 akan turun ke E0. Kejadiannya berulang terus seperti itu.

Tetapi untuk menghasilkan emisi dengan cahaya pemicu, maka diperlukan frekuensi cahaya yang persis sama antara 2 tingkat energi. 2 tingkat energi itu mempunyai harga yang eksak.
h = E2  E1
h = konstanta Planck;  = frekuensi cahaya

hal itu sulit untuk dilakukan, oleh karena itu dirancanglah sistem dengan tingkat energi yang tidak tajam.

Gambar 6 Sistem Pemompaan 4 Tingkat 2

Dengan sistem seperti terlihat pada gambar diatas, maka frekuensi cahaya untuk pemompaan maupun untuk emisi akan lebih mudah, karena frekuensi cahaya yang dibutuhkan untuk emisi tidak harus tunggal.

Cara-cara Pemompaan
Pemompaan bisa terjadi dengan berbagai cara, yaitu;
1. Loncatan listrik
2. Optik
3. Arus listrik
4. Pengembangan gas (gas dynamic)
5. Reaksi kimia

Dalam tugas ini, akan dibahas mengenai cara pemompaan dengan loncatan listrik dan cara optik.

Loncatan Listrik

Cara pemompaan dengan menggunakan loncatan listrik, pada umumnya cocok untuk laser yang menggunakan gas. Karena pada gas, tingkat energinya sempit sehingga sukar dengan menggunakan cara optik untuk pemompaan. Molekul-molekul gas juga renggang, sehingga mudah bagi loncatan listrik menembus gas. Contohnya; laser HeNe, laser argon

Optik
Cara pemompaan dengan menggunakan optik, pada umumnya cocok untuk laser yang menggunakan bahan padat dan cair. Karena tingkat energi pada umumnya lebar dan listrik sukar mengalir pada bahan isolator. Cara pemompaan optik ini menggunakan cahaya yang kuat atau flash untuk mengeksitasi atom. Pada gambar dibawah, dapat dilihat contoh laser dengan pemompaan optik. Suatu bahan padat kristal Nd-YAG dikelilingi oleh flash tube, Pada ujung-ujung flash tube tersebut terdapat elektroda untuk menghasilkan cahaya “flash”. Contoh: laser ruby (694 nm), laser Nd-YAG (1064 nm)

Gambar 7 Sistem Pemompaan Secara Optik

Keseimbangan alam

Semester ini saya ikut kuliah “teknologi Pemrosesan Material” dosennya pak Bambang. Setelah mengikuti kuliah ini beberapa pekan ternyata ada suatu fenomena unik dari struktur-stuktur material yang berukuran mikro atau nano, apa fenomenanya? Misalnya untuk membuat suatu koloid yang berukuran nano, ada yang harus diperhatikan yaitu ukuran dari setiap molekul harus homogeny, tidak ada yang boleh besar, mengapa? Karena jika ada molekul yang lebih besar dari molekul lainnya, maka molekul-molekul yang kecil akan tertarik menempel ke partikel/molekul yang lebih besar tersebut, dan akan menyebabkan terjadinya pengendapan, yang tentu saja tidak diinginkan dalam membuat koloid yang baik. Ada lagi tentang kesetimbangan termal (ini sih udh lulus kul nya ). Panas selalu mengalir dari tekanan tinggi ke tekanan rendah, yang artinya selalu terjadi kesetimbangan panas dalam keadaan normal. Lalu kita bayangkan apa yang akan terjadi jika kita menahan suatu panas tersebut (kita isolasi), sedangkan pengisolasiannya kurang, seperti dapat kita lihat di kompor yang lagi masak air? Tutup dari air akan terlontar keluar akibat panas di dalam teko bukan?!
Alam selalu menyukai keseimbangan, jika tidak maka akan terjadi kekacauan yang akan merusak alam ini. Seperti dicontohkan diatas. Dapat kita lihat dalam kehidupan kita, bahwa system ekonomi kapitalisme ternyata membawa kehancuran bagi ekonomi dalam suatu Negara, contohnya resesi ekonomi belakangan ini yang banyak membuat negara2 barat kolaps. Seperti kita tahu bahwa kapitalisme ialah, istilah sederhannya, “siapa yang kaya akan makin kaya, dan si miskin akan tetap miskin” , yang artinya uang hanya terdapat di segelintir pihak, dan pihak lainnya akan tetap miskin. Ibarat sebuah benda yang akan dijatuhkan dalam suatu ketinggian akan mempunyai energy potensial yang besar, yang akan menghantam dengan keras permukaan bawahnya. Lambat laun akibat kesenjangan ekonomi yang terjadi khususnya di Indonesia, akibat kapitalisme, ini akan membuat suatu energy potensial yang besar dan akan menghancurkan bangsa ini.
Sudah selayaknya Indonesia segera merubah system ekonomi yang cenderung kapitalis-liberal ini. Kita tidak mau di Negara kita tercinta ini terjadi suatu pengendapan moral,ekonomi, maupun dalam bidang2 lainnya seperti terjadi pada contoh pembuatan koloid material diatas bukan?.

Secuil Motivasi

Dalam dunia kita ada perbedaan mencolok terhadap pandangan kita terhadap orang. Jika kita berpikir pragmatis, kita kelompokkan hal itu dalam dua macam; orang gagal, dan orang sukses.
Orang gagal merupakan seseorang yang secara mental merupakan orang yang miskin mental. Tanpa kita sadari kebanyakan dari diri kita merupakan seseorang yang miskin mental. Apa itu miskin mental? Gejala-gejala miskin mental itu antara lain Malas, negative thinking, mudah tersinggung, lambat dalam beradaptasi, takut tantangan, peragu , tidak berdedikasi, apatis, dan lain sebagainya. Gejala ini banyak menimpa orang pada umumnya.

Sedangkan orang sukses merupakan seseorang yang mempunyai mental yang kaya. Apa itu kaya mental? Yaitu Positive thinking, berdedikasi, bertanggungjawab, menghargai waktu, punya kemauan yang kuat, selalu upgrade diri, dan sebagainya.

Hidup merupakan proses belajar, perjuangan tanpa batas. Success is a journey not a destination. Sukses bukan merupakan suatu kebetulanl , sukses terjadi dari sebab-sebab yang telah kita lakukan, sukses bukan keberuntungan. Success not instant . Apa yang ada di depan kita dan dibelakang kita tidak begitu penting dibandingkan apa yang ada dalam diri kita. Karena musuh terbesar kita adalah diri kita sendiri. Attitude is a little thing that can make big diference.
Sebagai seorang manusia kita mempunyai tanggung jawab, tanggung jawab kepada tuhan, diri sendiri, orang lain, alam/waktu. Kita jangan bekerja untuk bos kita, tetapi kita bekerja semata-mata untuk diri kita dengan tanggung jawab dan kepercayaaan yang telah diberikan kepada kita

Sebuah sukses bukan lahir bukan karena kebetulan atau keberuntungan semata , sebuah sukses terwujud karena diikhtiarkan melalui target yang jelas, perencanaan yang matang, keyakinan, kerja keras,keuletan, dan niat baik.

Orang2 biasa mengganggap target merupakan suatu beban yang melelahkan . Sedangkan orang-orang luar biasa menganggap beban sebagai target yang menggairahkan .

Bagi orang sukses selamanya mempunyai kelebihan satu cara, tapi bagi orang gagal selamanya mempunyai kelebihan satu alas an.
Ulet adalah suatu sikap yang didalamnya mengandung antusiasme, kegigihan, ketekunan , proaktif, dan pantang menyerah.

Kalau anda lunak terhadap diri anda, kehidupan akan keras kepada anda, jika anda keras tarhadap diri anda, kehidupan akan lunak terhadap anda.
Smile is the melody of the soul
Work is the service of spirit
Love is the gift from the heart
Have a full day of smile, good work, and love

Diadaptasi dari andre wongso

Dari satu hotel ke hotel lainnya(2)

Hari telah malam ketika langit batam menyambut kedatangan kami. Mencari kosan pun kami urungkan mengingat hari yang telah mulai malam. Hotel pun menjadi pilihan kami untuk bernaung malam itu. Kami yang masih buta tentang batam disarankan oleh sang supir taksi untuk menginap di sebuah hotel melati di daerah Nagoya(inget lo bukan di jepang ini…), hotel yang kami tempati, walaupun berkelas melati tetapi di  hotel ini terdapat AC dan air panas. Yah lumayanlah setelah hamper seharian berpetualang dari bandung-batam.

Setelah mandi, kami pun bersiap2 untuk mencari makanan. Dan pilihan kami jatuh ke restoran sea food di daerah Nagoya, itupun setelah melihat kesana-kemari. Dan berapa harganya saudara2? Kami yg asalanya ingin berhemat, malah menghabiskan 25rb untuk sepiring kerang (heu2). Makanannya sih lumayan enak, tapi harganya ituloh yang mbikin ga tahan…

Keesokan harinya kami bersiap2 untuk mencari penginapan, saran sang supir taksi tempo hari, kami disarankan mencari kosan di daerah batu merah. Maka pagi itu juga kami pergi ke batu merah, dengan ojek. Setelah terjadi tawar menawar, akhirnya diputuskan harganya 10 rb. Aga mahal juga, piker kami. Sang tukang ojek saya ternyata bukan juga asli batam(yang asli btam, pada kemana ya..??) dia orang Madura yang cukup lama tinggal di pulau batam ini. Tukang ojeknya ramah, saya tanya2 lah informasi seputar batam ke tukang ojeknya.

Batu merah merupakan suatu kawasan pemukiman penduduk dibatam, terletak di arah utara batam. Singapur terlihat jelas dari batu merah ini. Udara yang panas mengakibatkan banyak penduduk batu merah, terutama bapak2nya tdk memakai baju,,atau singletan. Dan Batu merah yang kami temui, ternyata sangat jauh dari bayangan kami semula, batu merah ternyata merupakan kampong nelayan yang masih memakai rumah panggung untuk tempat tinggalnya. Dan kosan yang ditunjukkan kepada kami merupakan salah satu kamar di rumah panggung tersebut. Rumah2 panggung ini tampak mengkhawatirkan, hanya disangga beberapa kayu yang tidak seberapa besar diameternya, dan anehnya kuat. Mak jang, akhirnya kami putuskan untuk pergi saja, ga jadi ngekosnya, takut jatuh wkekeke.

Batu merah telah lewat, selanjutnya kami pergi menuju asrama lancang kuning, yang merupakan asrama milik jamsostek. Sayang hari itu merupakan hari sabtu, yang berarti hari libur. Akhirnya baliklah kami ke hotel kami semula dengan tangan hampa. Lalu kami mendapat suatu saran untuk pindah hotel dari tukang ojek, karena menurut sang tukang ojek ada hotel yang lebih murah dibandingkan dengan hotel yang kami tempati. Ok lah, demi penghematan kami pun menuju ke hotel baru itu..yang ternyata letaknya tak jauh dari hotel kami semula….

Dari satu hotel ke hotel lainnya(2)

Hari telah malam ketika langit batam menyambut kedatangan kami. Mencari kosan pun kami urungkan mengingat hari yang telah mulai malam. Hotel pun menjadi pilihan kami untuk bernaung malam itu. Kami yang masih buta tentang batam disarankan oleh sang supir taksi untuk menginap di sebuah hotel melati di daerah Nagoya(inget lo bukan di jepang ini…), hotel yang kami tempati, walaupun berkelas melati tetapi di  hotel ini terdapat AC dan air panas. Yah lumayanlah setelah hamper seharian berpetualang dari bandung-batam.

Setelah mandi, kami pun bersiap2 untuk mencari makanan. Dan pilihan kami jatuh ke restoran sea food di daerah Nagoya, itupun setelah melihat kesana-kemari. Dan berapa harganya saudara2? Kami yg asalanya ingin berhemat, malah menghabiskan 25rb untuk sepiring kerang (heu2). Makanannya sih lumayan enak, tapi harganya ituloh yang mbikin ga tahan…

Keesokan harinya kami bersiap2 untuk mencari penginapan, saran sang supir taksi tempo hari, kami disarankan mencari kosan di daerah batu merah. Maka pagi itu juga kami pergi ke batu merah, dengan ojek. Setelah terjadi tawar menawar, akhirnya diputuskan harganya 10 rb. Aga mahal juga, piker kami. Sang tukang ojek saya ternyata bukan juga asli batam(yang asli btam, pada kemana ya..??) dia orang Madura yang cukup lama tinggal di pulau batam ini. Tukang ojeknya ramah, saya tanya2 lah informasi seputar batam ke tukang ojeknya.

Batu merah merupakan suatu kawasan pemukiman penduduk dibatam, terletak di arah utara batam. Singapur terlihat jelas dari batu merah ini. Udara yang panas mengakibatkan banyak penduduk batu merah, terutama bapak2nya tdk memakai baju,,atau singletan. Dan Batu merah yang kami temui, ternyata sangat jauh dari bayangan kami semula, batu merah ternyata merupakan kampong nelayan yang masih memakai rumah panggung untuk tempat tinggalnya. Dan kosan yang ditunjukkan kepada kami merupakan salah satu kamar di rumah panggung tersebut. Rumah2 panggung ini tampak mengkhawatirkan, hanya disangga beberapa kayu yang tidak seberapa besar diameternya, dan anehnya kuat. Mak jang, akhirnya kami putuskan untuk pergi saja, ga jadi ngekosnya, takut jatuh wkekeke.

Batu merah telah lewat, selanjutnya kami pergi menuju asrama lancang kuning, yang merupakan asrama milik jamsostek. Sayang hari itu merupakan hari sabtu, yang berarti hari libur. Akhirnya baliklah kami ke hotel kami semula dengan tangan hampa. Lalu kami mendapat suatu saran untuk pindah hotel dari tukang ojek, karena menurut sang tukang ojek ada hotel yang lebih murah dibandingkan dengan hotel yang kami tempati. Ok lah, demi penghematan kami pun menuju ke hotel baru itu..yang ternyata letaknya tak jauh dari hotel kami semula….

KP i’m coming,,,

Panas, itulah kesan pertama kali ketika kami mendarat di Batam. Sebuah pulau industry yang berbatasan langsung dengan Negara tetangga kita, singapura. Disinilah kami akan melewatkan waktu kurang lebih selama 2 bulan untuk memenuhi salah satu mata kuliah kami, Kerja praktek atau juga biasa disebut PKL.
Perjalanan kami ke Batam ini juga relative lancar. Dimulai dengan pergi ke Jakarta dengan menggunakan kereta parahyangan yang ditempuh selama hamper 3 jam. Lalu dilanjutkan dengan perjalanan menuju bandara soekarno-hatta menggunakan bis khusus bandara yang terdapat di stasiun gambir, selama 30menit. Jauh sebelum hari keberangkatan kami, kami telah memesan tiket pesawat dengan harapan akan mendapat tiket yang murah. Tidak sia2 juga, kami akhirnya mendapat tiket yang relative murah sekitar 300rb an untuk Jakarta-batam.
Setiba di Batam, kami yang baru pertama kali berkunjung ke Batam agak kebingungan. Mau kemana tujuan kami? Ke mcdermott pasti udah tutup(o ya kami tiba pada sore hari, menjelang magrib), mau nyewa kosan, ragu2 karena udh malem, juga karena kami tidak tau kosan nya ada dimana?. Akhirnya kami Tanya kesana-kemari, akhirnya mendapat pencerahan, kami disarankan untuk menginap dulu di hotel di daerah Nagoya( di jepang? Bukan), Nagoya merupakan salah satu sentra bisnis di pulau Batam, karena hari telah malam, kami turuti saran tersebut, dan baru keesokan harinya barulah kami mencari kosan. Saran ini kami dapatkan dari seorang supir taksi yang biasa mangkal di bandara. Dan akhirnya juga kami diantar oleh sopir taksi itu ke hotelnya. Dan saudara2,tahukah anda berapa tariff taksi itu? Mak jang 75rb rupiah, untuk jarak yang menurut kami tak terlalu jauh. Yah kami pasrah saja. Karena sebelum kami berangkat, kami telah diwanti2 biaya hidup di batam memang relative lebih mahal di bandingkan kota lain di Negeri ini.
Supir taksi kami merupakan seorang pendatang juga di batam, dia orang padang, yang masih medok bahasana.Kami ngobrol2 lah dengannya. Kami kaget juga karena kata sang supir, di pulau yang terkenal biaya hidupnya yang mahal ini, yang murah hanya ceweknya(????@#$%)., lainnya mahal. Maka tak heran(masih menurut sang sopir) banyak pelancong dari singapur datang ke batam hanya untuk menikmati “barang2” diatas.
Prosttitusi di batam sepertinya ‘dilegalkan’, berbeda seperti kota2 besar di Indonesia, para psk(atau bahasa halusnya wts) biasanya banyak mangkal di stopan lampu merah, atau pinggir jalan2 utama, para wts di batam ini lebih elit, karena terdapat tempat khusus bak etalase yang menjual ‘barang2’ tersebut. Menurut sang sopir, kebanyakan tempat seperti itu disamarkan dengan tempat karaoke, atau tempat pijat. Kami mngap2 mendengar penutuuran sang sopir, percaya tak percaya, kayak di LN aja para wts bias dipilih di etalase2. Believe it or not, ternyata Tuhan tau apa yang kami pikirkan dan memberi bukti atas kekuasaannya di kemudian hari…

Refrigerator Akustik

Sebuah sistem pendingin masa depan

Dewasa ini kebutuhan akan energi semakin meningkat. Krisis energi sudah menjadi isu hangat di dunia saat ini. Hal ini terjadi akibat semakin menipisnya energi fosil yang notabene menjadi tulang punggung energi dunia. Untuk mengatasi hal tersebut diperlukan suatu inovasi teknologi untuk mencari energi yang terbarukan, dan juga dengan melakukan penghematan energi.

Sistem pengkondisian suatu ruangan merupakan salah satu contoh ketidakefisienan energi dan pemborosan energi, hal ini dikarenakan hampir sebesar 70% energy yang digunakan (contoh kasus di suatu mall di bandung) digunakan untuk sistem pengkondisian ruangan alias pendinginan. Sistem pengkondisian ruangan konvensional seperti yang digunakan dalam contoh diatas memang tidak efisien, mahal, serta dapat memicu emisi gas rumah kaca. Saat ini, Terdapat suatu teknologi alternatif dalam pengkondisian ruangan yang tidak mahal, serta ramah lingkungan yang disebut thermoacousics refrigerator.

Thermoacoustics refrigeratoratau refrigerator termoakustik merupakan refrigerator yang menggunakan suara sebagai suatu komponen dalam proses pemindahan panas. Sifat-sifat termoakustik sudah dikenal sejak lama, seorang ilmuwan Inggris, Lord Rayleigh pada tahun 1887, talah meneliti efek tersebut. Dalam bukunya “The thory of Sound” dia mendeskripsikan kemampuan suara untuk menghasilkan perbedaan panas. Penelitian ini tidak berlanjut hampir sekitar 80 tahun, hingga pada akhirnya pada tahun 1969, ketika seorang ilmuwan bernama Rott melakukan riset terkait termoakustik.

Refrigerasi merupakan suatu metode pendinginan ruangan di bawah suhu lingkungannya. Pada dasarnya refrigerasi berdasar pada 2 prinsip utama termodinamika. Pertama, temperatur fluida akan meningkat jika fluida tersebut terkompress (tertekan), begitu pula sebaliknya, jika fluida tersebut terekspansi, maka temperature fluida tersebut akan turun. Kedua, ketika 2 substansi yang berbeda suhu berhubungan secara langsung (kontak), maka temperature akan mengalir dari substansi bersuhu tinggi ke substansi bersuhu rendah. Pada refrigerasi konvensional, pompa panas (heat pump) digunakan untuk memindahkan panas dalam skala makro, sedangkan pada termoakustik, digunakan gelombang suara untuk mengkompresi partikel gas, yang pada akhirnya dapat memindahkan panas, yang terdapat dalam tabung termoakustik.

Prinsip dasar Termoakustik berdasarkan bahwa gelombang suara dapat menekan partikel udara. Sebagai contoh, dalam proses penghantaran suara, suara dihantarkan melalui tumbukan antar molekul udara, tumbukan ini akan mengakibatkan adanya disturbance pada udara dan mengakibatkan adanya interferensi konstruktif maupun interferensi destruktif. Interferensi konstruktif akan menyebabkan molekul gas terkompresi, sedangkan interferensi destruktif mengakibatkan molekul gas terekspansi. Untuk mengontrol disturbance ini terdapat metode yaitu dengan menggunakan gelombang berdiri (standing waves). Gelombang berdiri dapat kita temui dalam kehidupan sehari-hari, misalnya pada petir, cahaya, ataupun suara. Pada tabung tertutup, kolom udarastack

  1. memperlihatkan pola gelombang berdiri, hal ini terjadi ketika gelombang ini berbalik setelah menabrak  ujung tabung. Ketika hal ini terjadi, maka gelombang ini berinterferensi secara konstruktif, menghasilkan gelombang berdiri.   Gelombang ini menyebabkan medium bervibrasi.

Komponen termoakustik refrigerator adalah :

  • Tabung resonansi
  • Regenerator stack
  • Loudspeaker
  • Penukar panas
  • Gas

gbr1

Hal terpenting dalam refrigerator temoakustik adalah adanya tumpukan-tumpukan (stack). Stack terdiri dari area tertutup yang berjumlah banyak yang tersusun secara pararel pada tabung resonator. Stack ini berguna sebagai medium untuk perpindahan panas ketika gelombang suara melintasi tabung. Stack pada umumnya terbuat dari material ceramics yang mempunyai konduktivitas panas rendah.

Untuk meningkatkan keefektifan dalam memperbesar transfer panas, maka yang dapat dilakukan adalah memperluas bidang penyerapan, dalam hal ini bagian tabung atas. Selain itu untuk meningkatkan transfer panas maka gas dalam tabung dapat diganti dengan helium. Helium merupakan gas yang mendekati sifat gas ideal, dan memiliki konduktivitas panas yang baik, oleh karena itu helium dapat meningkatkan efektifitas transfer panas. Meskipun demikian, helium biasa digunakan untuk aplikasi refrigerator termoakustik tingkat lanjut, karena terdapat persyaratan yang harus dipenuhi.

Termoakustik sederhana mampu membuat perbedaan panas sekitar 15 oC, bahkan jika komponen refrigerator termoakustik ini dilengkapi dengan heatsink, maka perbedaan panas yang terjadi dapat encapai 22 oC. Hal ini tentu sangat menjanjikan jika diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari, bahkan menggantikan refrigerator konvensional.

gbr2

gbr3

Dengan menggunakan refrigerator termoakustik, terdapat beberapa keuntungan yang didapat, antara lain,

  • Mengurangi emisi gas rumah kaca
    • Karbon dioksida
    • Gas refrigerant
    • Konsumsi energy yang rendah, relative terhadap refrigerator konvensional

Refrigerator termoakustik ini dapat diaplikasikan dalam berbagai bidang, diantaranya pada industry makanan, sector energy, bahkan dipakai dalam pesawat luar angkasa.

Kesimpulan

ü  Merupakan refrigerator yang simple,

  • Tidak mahal untuk membuatnya

ü  Dapat diaplikasikan dalam berbagai area

  • Industri makanan
  • Sektor energy
  • Pesawat antariksa

ü  Ramah Lingkungan

Budaya Merokok

Fatwa haram merokok di tempat umum sudah diterapkan, sejak sebulan lalu, tetapi apakah ada perubahan dari para perokok untuk tidak merokok d tempat umum? Mungkin gambar di bawah in bisa menjelaskan realita sebenarnya dari para perokok negeri ini.
Gambar di bawah ini saya ambil di kereta api jurusan purwakarta-cibatu. Kenapa saya naek kereta ini? Itu ga penting. Tapi yang jelas kereta ini kereta ekonomi, para penumpang berjejalan, bau amoniak alias bau pesing, terhirup ketika kita hendak masuk gerbong, copet ada dimana-mana (meskipun sudah jarang terdengar lagi), dan yang lebih parah asap rokok ada dimana-mana. Tapi tahukah anda berapa tarif kereta ini?? hanya Rp 1000,- . Apakah karena kereta ini kereta ekonomi orang dengan bebas merokok di dalam gerbong? Tentu tidak bukan. Lalu timbul pertanyaan dalam benak saya (sambil nahan napas) apakah orang-orang ini tahu ada fatwa merokok di tempat umum haram? Apakah mereka tidak tahu? Ataukah mereka tidak peduli??.
Saya mengklasifikasikan orang-orang ini menjadi 4 kelompok? Bisa dilihat di bagan di bawah ini

                                       Peduli                                  Tidak Peduliuntitled

Tidak Tahu

Tahu

Pertama ada kelompok tidak tahu dan tidak peduli, Bagaimana tanggapan pembaca? Saya memberi komentar, bahwa orang itu udik, tentu saja ketinggalan zaman. Agak keras? It’s up2u. Mungkin persentase untuk kelompok ini sekitar 50%.
Kedua kelompok Tidak tahu tapi peduli, maksud peduli di sini ialah berusaha untuk menaati fatwa yang telah di keluarkan, tapi sayangnya orang ini tidak up2date, jadi saya beri komentar orang baik yang ketinggalan zaman. Persentase untuk kelompok ini 10%.
Ketiga, kelompok tahu tapi tidak peduli. Inilah dia sang trouble maker, penghambat majunya negara ini, punya tingkat toleransi yang rendah. Jadi apa komentar anda? Sampah masyarakat. Setuju?!
Untuk kelompok ini saya beri persentase 35%.
Keempat, kelompok Tahu dan peduli. Kelompok ini saya beri komentar sebagai Good Man, orang baik, penuh toleransi, sayangnya kelompok ini mempunyai persentase yang sangat rendah, mungkin hanya 5%.

Jika kita lihat negara-negara maju, karakter seperti kelompok 4 mungkin sudah merasuk ke dalam sanubari setiap orang disana, tetapi mungkin karakter 1-3 mungkin merupakan karakter yang sangat khas negara berkembang. Tapi para perokok yang saya sebutkan di atas juga tidak selamanya salah. Pemerintah dalam hal ini seharusnya ikut dalam pembentukan karakter bangsa, sediakanlah minimal gerbong kereta khusus perokok, sehingga orang2 nonperokok bisa lebih nyaman dalam bepergian.

Selain kereta api, masih banyak moda angkutan transportasi yang sangat2 tidak menghormati orang non perokok. Angkot, yang merupakan kendaraan rakyat di kota bandung, juga tidak bebas dari perokok, masih banyak para supir maupun penumpang yang merokok, dan bayangkan merokok di dalam mobil. Sangat luar biasa bukan!! Bonusnya bisa plusplus, rokok di dalam, bau knalpot diluar.
Sudah saatnya setiap warga negara di bumi Indonesia ini kembali mengahargai sifat toleransi. Bukankah negara kita, terkenal karena sifat toleransinya?

KRD Ekonomi: One stop Entertanment

Pergelaran konser merupakan suatu pertunjukkan musik yang biasa di helat di gedung-gedung pertunjukkan. Tak jarang untuk menontonnya kita harus merogoh kocek yang lumayan dalam. Dengan didukung kualitas alat dan kualitas gedung pertunjukkan yang memadai, maka penonton pun akan dibuai dialun oleh magis musik.

Tapi bagaimana seandanya jika pertunjukkan musiik tersebut tidak dihelat di gedung2 pertunjukkan yang megah, untuk menikmatinya pun kita cukup merogoh kocek sukarela. Dan yang lebih mengagumkan, konser tersebut dilakukan diatas suatu benda yang berjalan. Benda yang dmaksud disini tentu kendaraan, yaitu kereta api. Dengan dilengkapi gitar listrik, bass, drum, dan tentu saja vokal, menjadikan serasa konser sungguhan. Kereta api yang mengadakan konser ini bukanlah kereta mewah presiden, bukan pula kereta khusus para petinggi negeri ini, tetapi kereta rakyat alias kereta ekonomi, kereta murah meriah yang mampu menjadikan setiap manusia berpakaian rapi, berbau harum, klimis, menjadi berbau keringat, atau jika lebih sial bisa berbau pindang alias ikan asin, kusut masai, dan rambut acak-acakan. Sebuah kereta dengan karcis hanya 1000 rupiah untuk jarak bandung-cicalengka. Lalu pertanyaannya disini, bagaimana bisa?

Siang tadi seperti biasa saya menggunakan kereta api sepulang dari kampus, naik DSC02907kereta ekonomi, supaya hemat, hanya 1000 rupiah. Kereta yang saya tumpangi tidak begitu penuh, kursi2 pun banyak yang kosong. Maka saya pun dapat duduk dengan nyaman. Di tengah2 perjalanan datang lah para seniman musik kereta ini, dengan diiringi gitar listrik, bass, juga drum alias kendang, tak lupa juga sound system, mengalunlah lagu-lagu daerah, meskipun kualitas suara yang dihasilkan tidak begitu bagus, tapi cukuplah hal itu menarik perhatian saya. Mengapa tidak akustikan aja? tanyaku dalam hati. Tak terbayang betapa reppotnya mereka mengangkut semua barang2 itu. Apakah uang yang dihasilkan lebih besar? batinku lagi. Entahlah. Semua itu tetap misteri bagi saya. Yang jelas semangat mereka untuk terus eksis di tengah kondisi sulit bangsa ini patut diacungkan jempol. Mereka mau bekerja keras menembus para penumpang kereta yang berjejalan, dengan membawa barang2 yang berat, hanya demi sesuap nasi.

DSC02908Lalu mengapa dalam tulisan ini berjudul “krd ekonomi: one stop entertainment”, tentu saja karena konser musik diatas. Ditambah lagi dengan banyaknya, orang yang berjualan bermacam-macam barang, dari makanan hingga casing hp. Di kereta ini pula ada kotak amal, seperti halnya di konser sungguhan, hanya penyaluran kotak amal disini langsung kepada penerimanaya. Mengertikan maksud saya?. Yang jelas, jika suatu saat nanti pembaca  naik kereta yang saya ceritakan, kalau beruntung, akan mengalami kisah yang saya ceritakan diatas.

Halaman Berikutnya »